Menu

Mode Gelap
Sambut Road to 5th Anniversary, Starlet Hotel BSD City Gelar Health Talk “Mengenal Lebih Dalam Hipertensi” Pembagian Daging Kurban di Masjid Al Muhajirin Buana Permai Cipondoh Berjalan Lancar Sapi Kurban Meningkat Tiap tahun, DKM Baitul Fuqoha Insani Cipadu Jaya Usulkan Penyembelihan di RPH Jaga Kualitas Udara Perkotaan, DLH Kota Tangerang Bakal Gelar Uji Emisi Gratis Idul Adha 2026, DPD Golkar Kota Tangerang Sembelih 49 Sapi dan 18 Kambing PNM Siapkan Mental Wirausaha bagi Ribuan Siswa SMK se-Indonesia

Banten

Jazuli Nilai Sangat Tepat Kepala SMA/SMK Negeri Didefinitifkan 

badge-check


					Jazuli Nilai Sangat Tepat Kepala SMA/SMK Negeri Didefinitifkan  Perbesar

TANGERANG-Komisi 1 DPRD Provinsi Banten menilai kebijakan gubernur Banten dengan mendefinitifkan beberapa kepala sekolah SMA dan SMK Negeri yang selama ini masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt) adalah langkah tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan wewenangnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018.
Hal inipun dalam rangka mengefektifkan pelayanan publik pada satuan pendidikan level menengah di provinsi Banten.
Demikian tanggapan anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Banten yang menangani bidang aparatur kepegawaian dan pelayanan publik, A. Jazuli Abdillah, sesaat setelah paripurna pembukaan masa sidang ke-1 tahun 2020-2021 di gedung DPRD Banten.
“Ini langkah yang tepat untuk menjawab pertanyaan publik agar lebih mengefektif pelayanan di satuan pendidikan, tinggal para kepsek yang diangkat fokus saja bekerja dan bekerja yang baik sesuai tupoksi serta melakukan terobosan inovatif di tengah tantangan dunia pendidikan yang makin komplek di masa pandemi ini. Tapi ingat, profesi mereka itu hakekatnya adalah guru, kepsek itu bukan profesi, tapi hanya tugas tambahan, yang bisa selesai atau diberhentikan kapan saja walaupun sebagai guru ASN-nya belum pensiun. Ya, bila tidak jadi kepsek harus kembali mengajar lagi, jangan malu dan risih, justru itu mulia. Gak usah manuver macam-macam untuk mempertahankan posisinya,” ujar politisi Demokrat yang lama menjadi Staf Ahli Gubernur Wahidin Halim ini.
“Guru itu mulia derajatnya, jangan mentang-mentang lama menjabat kepsek gak mau ngajar lagi atau gak mau dimutasi, kecuali memang mau ngambil jalur sebagai widyaiswara, pengawas, atau jabatan fungsional umum, itupun melalui seleksi ketat. Kami minta dinas pendidikan fokus saja bekerja optimal, lakukan terobosan, kejar target capaian RPJMD dan RKPD, berdayakan SDM internal termasuk tenaga honorer yang jumlahnya hampir 10 ribuan, ajak berlari aparaturnya baik yang di kantor dindik, KCD, terutama di sekolah, lakukan evaluasi kinerja dan kepemimpinan kepala sekolah, ganti yang gak beres dan tidak bisa menjalankan program gubernur, serta yang terakhir pihak dindik jangan takut dan merasa terganggu dengan protes atau gugatan apapun dari siapapun soal kebijakan, karena itu ada ranahnya sendiri, ada biro hukum dan pengacara pemrov yang bertanggungjawab” Tegas Jazuli.(rls/setia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Bumi, Banksasuci Foundation dan JMSI Banten Tanam 1.000 Pohon di Situ Cihuni

22 April 2026 - 21:59 WIB

Kembali Pimpin IHKA Banten, Slamet Suprianto Akan Inisiasi BPC Bandara

19 April 2026 - 23:57 WIB

Reses di Kota Tangerang, Michael Eka Sugiharto Kaget ada Wilayah Belum Miliki Posyandu

19 Februari 2026 - 19:05 WIB

Dewan Pers Respons Positif Usulan JMSI soal Perluasan Perlindungan HAM bagi Pekerja Pers

9 Februari 2026 - 08:17 WIB

Trending di Banten