Menu

Mode Gelap
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar Wali Kota Sachrudin: Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh Jalani Tugas Terakhir Sebagai Paskibraka Kota Tangerang, Gibran Tampil Maksimal dan Merasa Haru Merajut Kehidupan dari Titik Terendah, Kisah Perjuangan Ibu Ila Bersama PNM Mekaar

Tangerang Raya

Tekan Angka Stunting, BKKBN dan Anggota Komisi IX DPR RI Muhammad Rizal Sosialisasikan Program Bangga Kencana

badge-check


					Foto bersama para peserta sosialisasi dengan Anggota DPR RI Komisi IX H.Muhammad Rizal dan BKKBN.(ist) Perbesar

Foto bersama para peserta sosialisasi dengan Anggota DPR RI Komisi IX H.Muhammad Rizal dan BKKBN.(ist)

TANGERANG, Jagadbanten.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama mitra kerja Anggota Komisi IX DPR-RI H. Muhammad Rizal mensosialisasikan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) sebagai upaya menekan angka stunting.

Plh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Drs. Ubang Sobari, M.M., di Kresek Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (20/07) mengatakan Sosialisasi Program Bangga Kencana ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Selain itu, kegiatan edukasi ini merupakan upaya BKKBN mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan sehat, melalui berbagai kelompok kegiatan di masyarakat yang dalam hal ini difokuskan pada bina keluarga remaja (BKR).

Tekan Angka Stunting, BKKBN dan Anggota Komisi IX DPR RI Muhammad Rizal Sosialisasikan Program Bangga Kencana

Anggota DPR RI Komisi IX H. Muhammad Rizal saat sosialisasi program Bangga Kencana di Kresek Kabupaten Tangerang.(ist)

“Kegiatan ini penting dilakukan untuk mengedukasi masyarakat agar sadar dalam menjaga kesehatan keluarga sesuai Perpres 72 Tahun 2021. Yang mana pemerintah memfokuskan dalam menekan angka stunting di Indonesia,” katanya usai Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis 20 Juli 2023.

“Ada 12 provinsi prioritas di Indonesia, Kemudian apabila ini kita selesaikan maka 56 persennya kasus stunting secara nasional bisa diselesaikan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan dari 12 provinsi yang masuk dalam penanganan stunting secara nasional, salah satunya Provinsi Banten menjadi prioritas pada penyuluhan Program Bangga Kencana BKKBN.

“Karena wilayah Banten ini masuk sebagai daerah yang angka stuntingnya cukup tinggi secara nasional atau sebesar 24,5 persen,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya pun berharap dengan segala upaya yang dilakukan oleh seluruh pihak saat ini dapat mewujudkan capaian penekanan angka kekerdilan secara nasional hingga 2024 mencapai 14 persen.

“Gerak cepat harus kita lakukan, karena di tahun 2024 kita menargetkan secara nasional itu 14 persen angka stunting,” kata dia.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI H. Muhammad Rizal menyampaikan dalam upaya menekan angka stunting di Indonesia harus diawali dengan mempersiapkan masyarakat muda yang ingin menikah agar menjaga asupan makanan, bahkan memeriksakan kondisi kesehatan tiga bulan sebelum nikah, sehingga  ketika ibu hamil tetap dalam kondisi sehat baik orang tua maupun bayi.

“Jadi yang pertama itu kita harus mulai mempersiapkan anak-anak muda yang mau menikah. Nanti ketika hamil mereka sudah paham dalam menjaga kesehatan diri dan balitanya,” tuturnya.

Ia mengatakan, pihaknya terus mendorong pemerintah pusat maupun daerah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait sadar pentingnya menjaga pola hidup sehat sebagai salah satu mencegah terjadinya stunting pada balita.

“Sehingga pelan-pelan kasus stunting ini yang ditargetkan pemerintah di tahun 2024 bisa tercapai hingga turun mencapai 14 persen,” katanya.

Ia menambahkan sebagai dukungan DPR RI terhadap pemerintah dalam menekan angka stunting di Indonesia, maka pihaknya akan mengusulkan penambahan anggaran untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dalam mewujudkan penurunan stunting.

“Yang jelas kita mendorong bahkan anggaran-nya juga ditambah untuk mendukung kebutuhan-kebutuhan program penekanan angka stunting ini. Karena kita harapkan generasi muda kita menjadi generasi yang cerdas, kuat dan memiliki prestasi sebagai mencapai generasi Indonesia emas,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas DPPKB Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi mengatakan untuk di wilayah Banten ini tercatat sebanyak 24,5 persen anak atau balitanya penderita stunting, dan angka tersebut lebih tinggi dari angka nasional yang mencapai 24,1 persen.

Tekan Angka Stunting, BKKBN dan Anggota Komisi IX DPR RI Muhammad Rizal Sosialisasikan Program Bangga Kencana

Masyarakat Kresek antusias mengikuti sosialisasi program Bangga Kencana dari BKKBN dan Anggota
DPR RI Komisi IX H. Muhammad Rizal.(ist)

Kendati demikian, pihaknya pun mendorong agar semua pihak baik dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan perangkat tingkat kecamatan/desa di Banten diharapkan agar bisa bersama-sama menekan laju peningkatan angka kekerdilan tersebut.

“Jadi ini perlu bersama-sama, baik OPD dan masyarakat dalam mengatasi stunting ini. Tidak bisa stunting hanya dikerjakan oleh satu pihak saja, Tapi mulai dari pemerintah, legislatif dan masyarakat harus ikut terlibat,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk penyebab terjadinya peningkatan pada kasus stunting itu didasari dari masyarakat muda, yang mana kebanyakan dari mereka melakukan pernikahan dini dan itu mempengaruhi terhadap potensi pada kasus stunting sendiri.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar

23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Wali Kota Sachrudin: Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

23 Juni 2026 - 08:57 WIB

Sajikan Kuliner Khas Sunda, Tinawati Andra Soni Kunjungi Dopamine Cafe di Balaraja Tangerang

19 Juni 2026 - 20:02 WIB

Pawai Obor hingga Banjir Doorprize Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Muhajirin Cipondoh

19 Juni 2026 - 07:28 WIB

Trending di Lifestyle