Menu

Mode Gelap
Agar Jadi Benteng Aqidah, Pelantikan Pengurus Permata Dihadiri Para Ulama dan Habaib

Politik

TPA Rawa Kucing Kebakaran, Pengurus Gelora Kota Tangerang Ramai-ramai Kritik Pemerintah Setempat dan Beri Solusi

badge-check


					Pengurus DPD Partai Gelora Kota Tangerang.(setia) Perbesar

Pengurus DPD Partai Gelora Kota Tangerang.(setia)

TANGERANG, Jagadbanten.id – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kedaung Wetan, Neglasari, Kota Tangerang, mendapat kritikan tajam dari pengurus Partai Gelora Kota Tangerang.

Mereka menilai bahwa kebakaran di TPA Rawa Kucing itu karena pemerintah setempat masih salah mengelola TPA tersebut. “Ini namanya kecolongan sampai kebakaran,” kata Wakil Ketua DPD Partai Gelora Kota Tangerang M Rizky Noor Solihat, Selasa (31/10/2023).

Rizky mengharapkan pengelolaan sampah di Kota Tangerang agar dimulai dari tingkat bawah. Seperti dari lingkungan RT/RW, Kelurahan, Kecamatan dan tingkat kota. Sehingga tidak terjadi penumpukan di lokasi TPA yang akhirnya menimbulkan kebakaran.

Dirinya tak menampik bahwa program penanganan sampah telah ada di setiap lingkungan di Kota Tangerang. Seperti program bank-bank sampah. Namun, kata Rizky, dalam pelaksanaannya masih seremonial.

Sementara itu, Yanwar Firmansyah, melihat saat musim kemarau ini penumpukan sampah banyak terjadi di sekitar TPA Rawa Kucing. Banyak dari wilayah luar yang membuang di sekitar jalan TPA. “Kondisi itu tak diketahui oleh dinas terkait,” kata Ketua Gelora Kecamatan Tangerang ini.

Dirinya mengusulkan agar untuk pembuangan sampah di Kota Tangerang bisa dialihkan ke luar daerah. Itu karena kondisi di TPA Rawa Kucing sudah menjadi gunungan sampah. Bila tak dikelola serius akan membahayakan.

Masalah sampah di Kota Tangerang menurut Sekretaris DPD Partai Gelora Kota Tangerang Hepriyadi Zaichily pengelolaannya harus ditingkatkan “Pengelolaan agar dimulai ke riset dan inovasi dan bekerja sama swasta,” usulnya. 

Ia menegaskan solusi penanganan sampah harus dimulai dari riset-riset dan inovasi. Memang untuk riset dan inovasi itu membutuhkan biaya tak sedikit.

Namun dengan pengelolaan seperti itu manfaat yang didapatkan luar biasa. Misalnya menghasilkan kompos, gas metan, dan tentunya menyerap banyak lapangan kerja.

“Selain itu bisa memitigasi bencana kebakaran di lokasi. Saya kira untuk riset dan inovasi ini cocok dengan konsep walikota Tangerang yang mengusung Smart City, jadi tak sekedar banyak taman-taman,” tutupnya.

Sekedar diketahui, kebakaran di TPA Rawa Kucing, Kedaung Wetan, Neglasari, Kota Tangerang, terjadi Jumat 20 Oktober 2023, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kebakaran tersebut meluas dan sulit dipadamkan karena banyak titik api. Pemerintah Kota Tangerang mengarahkan pemadaman lewat jalur darat dan udara. Akhirnya dalam waktu sepekan api sudah bisa dipadamkan.(setia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Cipondoh Senang Dapat Bedah Rumah dari Pemerintah Kota Tangerang

15 April 2026 - 06:04 WIB

Bupati Tangerang Kawal Langsung Pelaksanaan Penataan Bangli Sungai Cirarab

13 April 2026 - 10:29 WIB

Siapa Pun yang Terpilih, 5 Bakal Calon Ketua DPC PKB Kota Tangerang Agar Tetap Kompak

12 April 2026 - 10:09 WIB

Kapolrestro Tangkot Cek Pengamanan Wafat Yesus Kristus, Pastikan Ibadah Aman dan Kondusif

5 April 2026 - 08:34 WIB

Trending di Hukrim