Warga Sangiang Islamic Village Antusias Ikuti Sosialisasi Energi dan Lingkungan dari ITPLN

0

TANGERANG – Suasana berbeda tampak di Perumahan Sangiang Islamic Village, Tangerang, Sabtu (24/1/2026).

Puluhan warga terlihat antusias mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi PLN (ITPLN).

Kegiatan ini mengangkat isu yang sangat dekat dengan kehidupan warga perumahan, yakni penggunaan listrik rumah tangga, pemanfaatan energi terbarukan, serta pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Sosialisasi dipimpin oleh Ir. Christiono, ST., MT., IPM, selaku ketua tim sekaligus pemateri. Sejak awal kegiatan, warga tampak serius menyimak pemaparan yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami.

Dalam sambutannya, Ir. Christiono menyampaikan bahwa kawasan perumahan memiliki peran penting dalam mendorong terwujudnya kemandirian energi dan lingkungan yang berkelanjutan.

Menurutnya, perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil di tingkat rumah tangga.

Listrik Pintar Jadi Solusi Hemat Energi

Salah satu materi utama yang disampaikan adalah penerapan listrik pintar (smart electricity). Ir. Christiono menjelaskan bahwa listrik pintar memungkinkan masyarakat untuk memantau dan mengelola konsumsi listrik secara lebih efisien.

“Dengan sistem listrik pintar, warga bisa mengetahui pola pemakaian listrik di rumah, sehingga dapat melakukan penghematan dan menghindari pemborosan,” jelasnya.

Ketua Tim Pemateri dari ITPLN Ir. Christiono, ST., MT., IPM, sedang memaparkan materi.(ist)

Ia menambahkan, penggunaan listrik secara bijak tidak hanya berdampak pada penghematan biaya bulanan, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan beban energi secara nasional.

Penjelasan ini menarik perhatian warga. Sejumlah peserta tampak aktif mencatat dan mengajukan pertanyaan terkait penerapan listrik pintar di rumah masing-masing, termasuk biaya serta kemudahan instalasinya.

Edukasi Energi Terbarukan, Panel Surya Jadi Perhatian

Selain listrik pintar, warga juga mendapatkan edukasi mengenai energi baru terbarukan (EBT), khususnya pemanfaatan tenaga surya di lingkungan perumahan.

Menurut Ir. Christiono, panel surya rumah tangga memiliki potensi besar untuk dikembangkan di kawasan permukiman.

“Energi surya merupakan salah satu sumber energi bersih yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Selain ramah lingkungan, dalam jangka panjang juga mampu mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional,” ungkapnya.

Materi ini disambut antusias oleh warga. Beberapa peserta mengaku tertarik dengan peluang pemasangan panel surya di rumah, namun masih membutuhkan informasi lebih lanjut terkait teknis dan skema penerapannya.

Sampah Rumah Tangga Bisa Jadi Energi

Tak hanya membahas soal listrik dan energi, kegiatan ini juga mengulas isu penting lainnya, yakni pengelolaan sampah rumah tangga. ITPLN memperkenalkan konsep pengolahan sampah menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF) sebagai solusi inovatif yang ramah lingkungan.

Ir. Christiono menjelaskan bahwa RDF merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari sampah yang telah dipilah dan diolah dengan proses tertentu.

“Selama ini sampah sering dianggap sebagai masalah. Padahal, jika dikelola dengan baik, sampah justru bisa menjadi potensi sumber energi,” katanya.

Penjelasan tersebut memicu diskusi menarik. Warga menanyakan proses pemilahan sampah dari rumah serta kemungkinan penerapan konsep RDF di lingkungan perumahan.

Apresiasi Dewan Pengawas Syariah

Kegiatan sosialisasi ini juga mendapat apresiasi dari Ust. Mustaqiem, selaku perwakilan Dewan Pengawas Syariah manajemen Rumahku Surgaku.

Warga Perumahan Sangiang Islamic Village mengIkuti Sosialisasi Energi dan Lingkungan dari ITPLN.(ist)

Menurutnya, kegiatan edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi warga perumahan yang berada di bawah manajemen Rumahku Surgaku.

“Sosialisasi ini sangat positif dan memberikan manfaat nyata bagi warga perumahan Rumahku Surgaku. Selain memberikan edukasi energi dan lingkungan, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara kebutuhan hidup, keberlanjutan lingkungan, dan nilai-nilai tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Ust. Mustaqiem juga menyampaikan bahwa ke depan kegiatan serupa berpotensi untuk terus dikembangkan dan dilaksanakan di perumahan lain di wilayah Banten.

“InsyaAllah, kegiatan sosialisasi seperti ini akan terus didorong untuk dilaksanakan di perumahan-perumahan lainnya di Banten agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, warga Perumahan Sangiang Islamic Village diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan energi dan lingkungan secara bijak, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan hunian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.*

Loading...